Sebelum menggunakan Unetbootin, kamu harus mengecek motherboard kamu dulu apakah BIOS support boot dari external drive seperti flash disk atau tidak. Karena kalau ga support ya jelas ga bisa.
Unetbootin bisa dijalankan di dalam OS Windows dan Linux, berikut alamat downloadnya :
* Untuk Windows bisa di download di sini
* Untuk Linux bisa di download di sini
Setelah kamu download, buka aplikasi Unetbootin tersebut, dan muncul gambar seperti berikut:
Dari ketiga pilihan di atas terdapat 3 opsi, yaitu :
- Opsi pertama (paling atas), yaitu digunakan jika kamu ingin download langsung dari internet dan langsung di proses. Pertama pilih distribusinya dulu, lalu pilih versinya. Saat ini distribusi yang bisa di download langsung adalah : Arch Linux, Backtrack, CentOS, Clone Zilla, Damn Small Linux, Debian, Dreamlinux, Dr. Web Antivirus, Elive, Fedora, FreeBSD, Frugalware, F-Secure Rescue CD, Gentoo, gNewSense, Gujin, Kaspersky Rescue Disk, Kubuntu, Linux Mint, Mandriva, MEPIS, NetBSD, NTPasswd, openSUSE, Ophcrack, Parted Magic, PCLinuxOS, Puppy Linux, Sabayon Linux, Slax, SliTaz, Smart Boot Manager, Super Grub Disk, Super Ubuntu, SystemRescueCD, Ubuntu, xPUD, Xubuntu, Zenwalk.
- Opsi Kedua, yang ini kamu harus mempunyai file .iso nya, jadi kamu bisa download manual dari internet, atau membuat file iso dengan nero di komputer lain, atau minta ke teman ^^ . kamu tinggal mentargetgat dimana file .iso itu berada.
- Opsi Ketiga (paling bawah), ini digunakan untuk para advance, kita bisa mengatur Kernel sendiri, Initrd sendiri, dan option lainnya.
Setelah selesai, restart komputer kamu. Dan masuk ke BIOS dengan tekan F2, lalu di menu Boot pilihlah USB Drive sebagai Boot prioritas utama, save dan keluar.
sekarang flasdisk kamu uda menjadi bootable!!
NB : penggunaan unetbooting yang di dalam flash disknya windows memang tidak bisa. Hanya bisa diisi Linux, Antivirus (tertentu), dan Program Pemartisi (tertentu).
Hanya saja,, untuk menginstall isi ke flashdisk bisa di Windows ataupun Linux



0 comments:
Posting Komentar